Hotel Mumbai: Kisah Nyata Serangan Teror Di Hotel Taj 2008

Film Hotel Mumbai yang diperankan oleh Dev Patel dan Armie Hammer mengenang peristiwa paling menghancurkan dalam sejarah India. Hotel Mumbai bercerita tentang penyerangan Hotel Taj Mahal oleh teroris pada tahun 2008. Ada 12 serangan terpisah di Mumbai pada tahun itu.

Secara khusus film Hotel Mumbai berfokus pada serangan di Hotel Taj Mahal, Mumbai. Hotel mewah yang sudah berusia satu abad itu mempunyai karyawan dan staf hotel yang saling melindungi satu sama lain. Selama dua malam dan tiga hari, hotel itu diduduki oleh kelompok bersenjata yang membunuh, menyandera orang dan membakar sebagian hotel. Pada waktu itu hotel sedang menerima 1.000 tamu dan sekitar 500 karyawan berada di sana. Tragisnya, 31 orang kehilangan nyawa termasuk penulis dan wartawan pencicip makanan Sabina Sehgal Saikia.

Hotel Mumbai: Kisah Nyata Serangan Teror Di Hotel Taj 2008

Penyerangan itu dilakukan oleh 10 pria bersenjata yang terkait dengan Lashkar E Taiba, sebuah kelompok teroris dari negara Pakistan. Mereka datang dari Karachi, Pakistan dengan menumpang sebuah kapal setelah sebelumnya membajak kapal tersebut dan membunuh para awak dan kapten kapal. Setelah berlabuh di tepi pantai Mumbai, mereka langsung menyerang sebuah mobil polisi. Kemudian mereka menyebar menjadi tiga kelompok dengan membawa granat dan senjata api.

Target lokasinya adalah restoran, rumah sakit, stasiun kereta api, pusat komunitas Yahudi dan dua hotel. Para teroris menyusup ke Hotel Taj Mahal sekitar pukul 11 malam pada tanggal 26 November. Para tamu yang mendengar suara keributan, diberitahu oleh resepsionis bahwa ada serangan teroris. Dengan melihat berita di Televisi mereka menyadari bahwa tengah berada dikondisi yang menakutkan.

Hotel Mumbai: Kisah Nyata Serangan Teror Di Hotel Taj 2008

Dengan cepat para staf hotel memutuskan untuk menutup restoran dan memindahkan para tamu melalui lorong layanan kamar ke ruang Chamber, sebuah ruang baru di lantai pertama. Saat itu seorang staf hotel bernama Oberoi langsung mengambil tindakan dengan menyuruh staf lain untuk menyediakan makanan dan selimut untuk para tamu yang terlihat tegang. Para staf hotel berusaha melindungi para tamu dengan diri mereka yang melingkar saling berpegangan untuk memudahkan para tamu hotel dievakuasi. Namun, seorang anggota parlemen India terlihat di televisi mengatakan bahwa orang kaya dan berpengaruh di India aman di Hotel Taj Mahal. Segera setelah berita itu tembakan dilepaskan di hotel itu sementara bagian atas hotel terbakar.

Hotel Mumbai: Kisah Nyata Serangan Teror Di Hotel Taj 2008

Setelah peristiwa penyerangan yang terjadi selama 60 jam tersebut, setidaknya 174 orang tewas di seluruh kota Mumbai, termasuk sembilan orang teroris. Sementara di Hotel Taj Mahal 31 orang tewas termasuk 11 staff hotel. Lebih dari 300 orang terluka di seluruh Mumbai setelah serangan teroris tersebut.

Hotel Mumbai: Kisah Nyata Serangan Teror Di Hotel Taj 2008

Pada tahun 2009 tujuh tersangka baru didakwa atas serangan Mumbai. Beberapa pimpinan yang diduga ditangkap selama beberapa tahun kemudian dibebaskan. Adapun nasib hote Taj Mahal, masih menjadi tempat yang paling ramai dikunjungi melihat hotel di India itu sudah berdiri sejak tahun 1903 dan menjadi daya tarik wisata dari berbagai penjuru dunia.


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.